Biografi Erianto Anas (SOLD OUT!!!)



Menurut saya, saya tidak pernah memaksakan pemikiran saya. Saya hanya mengekspresikan segala pandangan saya. Dan sekian teman-teman terinspirasi. Dan bagi mereka yang tidak ya sudah. Justru yang saya suarakan HORMATILAH SESAMA MANUSIA. Tanpa embel-embel. Cukup atas nama manusia.

Tapi lapisan GEOLOGIS keyakinan sudah membatu. Makanya saya harus berangkat dari mencongkel bangunan dogmatisme dulu, untuk akhirnya ending tulisan saya dalam satu jargon: HORMATILAH MANUSIA.




Tak ada yang melebihi kemuliaan selain menghormati manusia. Tuhan, Bapa, Dewa, Roh Absolut tidak butuh dihormati. Restu Tuhan di atas hormat atas sesama manusia.
Tapi mungkin karena saya menyampaikannya dengan metode seni, sastra, atau seperti pekikan melodi gitaris GILDOR. Akhirnya salah paham. Dan salah paham itu berakar dari iklim. Iklim sharing yang tak pernah diwdahi secara lebih terbuka.

................
Sejarah membuktikan para Filsuf, Seniman, Sastrawan dan Mistikus dibunuh Penguasa dalam arti luas (mainstream hegemoni). Tapi karyanya dipajang untuk kebanggaan sebuah agama dan negara. Mereka lilin yang terbakar. Tapi dunia kecipratan terangnya.
Saya tidak mengatkan saya begitu. tapi saya terinspirasi secara mendalam pada orang2 spt itu. SAya berkhidmat pada mereka dari pada RITUAL PUBLIK. Itulah yang saya katakan LIPSTIK.
Andai saja mau berjujur2 diri telanjang apa adanya mengakui setiap lentik pikiran dan kegelisahan kita, nyaris tidak ada gesekan soal keyakinan. Tapi begitulah. Dunia inspirasi, dunia keyakinan, duania yang sejatinya spt ROH yang tak bertepi, dikerangkekng oleh teks-teks kitab suci dan dogmatisme tradisi.

..................

Dua bait itu cukup sebagai cukilan.  Silahkan beli bukunya.

PERINGATAN!
Buku ini sudah mendapat perlakuan paling sadis dalam hal jampi jampi.  Segala kutukan untuk mengamankan sudah ditorehkan, oleh Albus Dumbledore sendiri. Yakinkan anda membaca buku milik anda sendiri. Bukan buku bajakan, bukan pinjaman, bukan curian apalagi foto copy-an.  
Anda Sudah diperingatkan!

Artikel Yang Berhubungan Badan:


4 Response to "Biografi Erianto Anas (SOLD OUT!!!)"

  1. Hahaha.... mas Lubis memang seorang Editor yang kreatif.
    Tetap semangat, dan lanjutkan!

    Traktor says:

    Ini lah tabiatmu yang kupakai.... menipu orang dengan judul... wakakakakaka

    Tapi tipuan yang mulia kan? Hahaha...

    Traktor says:

    Kelicikan Durna mas... Qiqiqiiq

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme