USTADZ MENCELAKAKAN UMAT



Posisi Ustad pada Muslim adalah sangat Vital. Paham paham dan tafsir agama disampaikan oleh Ustadz ke masyarakat. Sebenarnya ini sistem yang baik sekali. Mengingat kitab suci itu memang tidak sembarang orang paham dalam menafsirkannya.

Namun.... namun dan namun...

Vitalnya ustad ini bermata tajam 2 sisi.

Ustadz yang baik akan bisa menebarkan kebaikan ke umat.
Ustadz yang kurang baik, akan membawa dampak yang kurang baik juga ke umat.
Ustadz yang berbakat makar, akan menghasut umat juga supaya makar.
Teroris yang bertopeng ustadz, bisa mencetak teroris teroris baru sepanjang masa.

Kurangnya pengertian akan pentingnya kebebasan penafsirkan sendiri secara pribadi nilai nilai agama, menyebabkan keagamaan menjadi monopoli Ustadz. Ustadz memonopoli suara dari Tuhan. Segala hal yang membuat bimbang, akan ditanyakan ke ustadz.

Ustadz bilang haram hukumnya (lantas mengutip ayat ayat AlQuran) mengucapkan selamat hari natal. Maka umat juga semakin takut mengucapkan selamat. Karena, siapa sih yang tidak takut murtad? Siapa sih yang mau masuk neraka? Siapa sih yang mau tidak sah Islam nya?

Ustad memonopoli Tuhan.
Demikian juga yang dulu terjadi pada pastur pastur dan uskup uskup Katolik. Bahkan dalam sejarahnya Alkitab itu dulu tidak sampai ke umat. Hanya otoritas otoritas khusus dari biara Katolik yang berhak membaca firman Tuhan. Dan hasilnya adalah abad kegelapan.

Mungkin salah satu jaman terburuk dalam peradaban manusia.

Monopoli ustadz akan Tuhan ini di Islam, kalau tidak dicermati bisa mengarah ke sana. Bagaimana anda lihat sendiri, pemakaman pembunuh masal manusia seperti Bali bomber itu diantar lebih meriah dari Pahlawan Revolusi?

Dimana rasa keadilan?

Siapa yang membunuh cucu nabi?
Siapa yang menyalibkan Jesus?
Siapa yang memberikan makanan beracun pada Sidharta Gaotama?

Semuanya dari kalangan sendiri.

Kehancuran datangnya dari dalam, bukan dari luar. Ustadz ustadz jaman sekarang sayangnya banyak yang paranoid. Seakan akan Islam sedemikian kecilnya. Harus dibela bela. Harus diselamatkan. Harus diperjuangkan.

Padahal melihat ke kenyataan, Islam itu agama yang sangat besar. Dengan stempel negatif seperti sekarnag saja, pertumbuhan umatnya paling pesat. Itu secara kwantitas.

 Sudah masanya mengejar kwalitas. Ini yang kurang tersentuh. Yang terjadi adalah dari dogma ke dogma. Nurani ditolak. Rakus kekuasaan. Rakus kejayaan. Rakus kehormatan. Ustadz sejuta umat? Rakus kepopuleran. Rakus segalanya.

Pemuka agama mana yang bisa masuk infotainment sekaligus jadi selebritis?

ISLAM.


Artikel Yang Berhubungan Badan:


4 Response to "USTADZ MENCELAKAKAN UMAT"

  1. Hmm ... yap yap.
    Hanya satu usul saya.
    Bukan orang kafir yang harus dibunuh lagi. Tapi para ustad yang harus dibunuh. Supaya tidak ada lagi dakwah dalam Islam. Berganti menjadi dialog. Krn sejauh ini, kalau dicerna secara kritis dan realistis, tidak ada gunanya. Hanya pembodohan. Dan ujung2nya anarkisme. Paling kurang anarkis perang mulut bila sudah diskusi agama.

    Est says:

    wah. menohok..

    Traktor says:

    EA: Ustadz yang terbukti bermasalah yang ditindak saja. Kalau unstadz bisa menenangkan umat bagus juga kok. Tapi bukan sebaliknya yah...

    Est: bagian mananya?

    Est says:

    semua tentang ustad lah.. kalo diposting di kompasiana bisa menuai hujatan...

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme