HAJAR PKS - INJAK MERAH PUTIH ITU NISTAKAN NEGARA


Injak Merah Putih Nistakan Negara
Senin, 25 April 2011 | 15:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta – Kehormatan bangsa dan negara kembali dinistakan sekelompok orang dengan menginjak-injak merah putih sebagai simbol negara. Kasus terakhir kemarin terjadi pada peringatan ulang tahun ke-13 PKS di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ini bukan pertama kali. Selain acara PKS, aksi serupa pernah dilakukan kelompok masa lainnya. Misalnya pada Januari 2010, tepat 100 hari kerja pemerintahan Presiden Susilo Bambang di Bundaran Hotel Indonesia, massa membakar foto kepala negara sekaligus merobek merah putih. (Baca: Beragam Aksi Penghinaan Simbol Negara).

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring meminta maaf insiden merah putih itu. “PKS berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat,”katanya lewat akun Twitter-nya @tifsembiring.

Senada para politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun ramai membantahnya. "Itu sumbangan spontan untuk memeriahkan acara, tidak disengaja,”kata Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq.

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Nusron Wahid menilai menginjak kain merah putih merupakan bentuk penistaan terhadap simbol negara. "Wajib ditindak tegas dan dihukum seberat beratnya, demi menjaga kehormatan dan martabat Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Nusron kepada Tempo, hari ini.

Pemakaian simbol negara sudah diatur secara ketat dan jelas dalam UU No. 24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Penggunaan kain merah putih bisa di mana saja, mulai dari umbul-umbul, aksesoris seragam, hingga ikat kepala, tetapi tidak diinjak-injak.

Bendera Merah Putih adalah simbol negara, yang diperjuangkan dengan pengorbanan darah serta nyawa para pejuang. Menginjak-injak Merah Putih bukan saja menunjukkan mereka tak mengerti makna sejarah, tetapi juga telah menistakan perjuangan para syuhada dan pahlawan yang memperjuangkan NKRI.

Sebelumnya, sebanyak 8 siswi SMA Al Muttaqin menginjak-injak kain merah putih berukuran 2 x 6 meter saat melakukan aksi teatrikal. Polisi kemudian menghentikan Milad tersebut dan meminta keterangan para siswi, termasuk panitia penyelenggara. Setelah itu, mereka dilepas. Polisi mendapat penjelasan, aksi itu dilakukan untuk seni dan tidak ada maksud melecehkan simbol negara.

Menurut Nusron, alasan seni untuk pembenaran aksi itu tidak bisa dibenarkan. "Alasan seni macam apa, kalau menginjak-injak Merah Putih dan menghina martabat Bangsa dan Negara? Aparat harus bertindak tegas menegakkan aturan agar negara punya wibawa," kata Nusron tegas.

TIM TEMPO

Yang seremnya lagi, sedang panas panasnya soal NII Bom meletup di sana sini, PKS terlibat. Walaupun yang menginjak-injak bukan PKS. Tapi oleh pihak pengisi acara. PKS mau cuci tangan lagi?

Kasus anggota dewan dari PKS nonton Porno saja sudah tidak pantas sekali. Apalagi menginjak nginjak MERAH PUTIH? Dimana PKS makan juga dari negara ini. Betul betul Partai paling muna!



Artikel Yang Berhubungan Badan:


0 Response to "HAJAR PKS - INJAK MERAH PUTIH ITU NISTAKAN NEGARA"

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme