PENULIS ADALAH PENCIPTA TUHAN



Begitulah banyak sekali pengkritik pengkritik di Indonesia. Anda bisa lihat di TV, di Surat surat pembaca media massa, di forum forum, bahkan di BLOG anda sendiri. Atau kalau tidak mau cape cape nyarinya. Silahkan lihat di Blog saya ini.

Berapa banyak pengkritik yag sebenarnya?

Mereka yang mengaku melakukan kritik, sebenarnya tak lebih dari pengamat gagal. Tidak mencerna apa ide yang disampaikan penggagas, dalam hal ini pemilik Blog atau penulis. Tapi langsung mengkorek korek di kepala sendiri, dan dapatlah taik.

Jadi tidak sempat mencerna apa yang dituliskan, langsung melempar taik.

Dan kritik ktitik taik tersebut jadi pupuk kandang bagi penulis pinter. Karena pengamat yang gagal ini tak lain hanya menyemburkan sumpah serapah, caci maki. hanya karena pendapat dia berbeda dengan pendapat penulis.

Seandainya pun anda yang merasa sudah pantas menjadi kritikus, dan berprinsip dagang, bahwa pembeli adalah raja, bahwa anda sebagai pengkritik adalah raja... maka saya akan bilang ke anda, raja kan kaya raya... masa gitu aja nawar...

Dan kepada anda yang pengamat gagal tapi mengaku kritikus, kritikus kan sudah menyimak baru melakukan kritik.... eh, mengapa anda malah melemparkan taik?

Penulis adalah Tuhan bagi tulisannya. Itu mengapa si Nietzsche itu bisa dengan gampangnya membunuh Tuhan di tulisan tulisannya. Karena dalam tulisan saya, Tuhan adalah ciptaan saya. Demikian juga di tulisan Nietzsche, dia Tuhannya. Dia yang Maha Esa. Yang dengan 4 huruf saja, m.a.t.i.... maka Tuhan mati dibuatnya.

Itulah saktinya penulis.

Anda lihat sendiri. Penulis Alkitab menuliskan Jesus mati di tiang salib. Penulis Alquran menuliskan yang mati adalah Judas Iskariot. Pembaca, penyimak, pengamat dan bahkan anda yang mengaku Pengkritik atau kritikus.... bunuh bunuhan dibuatnya!

Seandainya penulis Alkitab dan Alquran itu menuliskan saya adalah Tuhan, detik ini anda menyembah saya!

Maka dari itu, kalau belum bisa jadi pengamat, jadi penikmat, lalu jadi penyimak. Kalau sudah mengamati, menikmati dan menyimak apa apa saja yang dituliskan tuhan penulis.... baru ambil posisi jadi Iblis penulis... Pengkritik atau Kritikus.

Kalau belum bisa begitu, saya jamin. 5 menit anda terpental ke jurang kenistaan yang lebih menyakitkan bagi anda daripada anda membayangkan anda terperosok ke neraka.

Artikel Yang Berhubungan Badan:


4 Response to "PENULIS ADALAH PENCIPTA TUHAN"

  1. Dibutuhkan waktu yang lama untuk memahami tulisan kritis yang simbolis. Tapi sayangnya, komentator yang muntah-muntah selama ini hanya seorang penggila internet yang belum tahu ttg dunia baca apalagi kajian kritis. Kebetulan saja mereka bisa buka-buka internet. Tapi masih miskin di level wacana.

    Est says:

    ente makanannya apa sih, kok pinter menganalisa? hehe...

    Traktor says:

    babi mbak.... qiqiqiqiqqi

    Est says:

    Bhuahahahaha........

Posting Komentar

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme