Tampilkan postingan dengan label Tuhan dan Iblis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tuhan dan Iblis. Tampilkan semua postingan

No. Telp tuhan



Yah, saya pingin tahu no. telp Tuhan no. berapa. Kalau bisa nomor pribadinya. langsung Tuhan yang ngangkat. Bukan malaikat yang jadi asistennya.

Soalnya sudah banyak sekali kasus kasus yang tidak diselesaikan Tuhan dengan baik.

Mungkin Tuhan selama ribuan tahun sudah mendapat bisikan bisikan salah dari pembisik-pembisiknya. Sudah saatnya Tuhan mendapat laporan langsung dari saya.

Bila ada yang tahu, silahkan langsung di sini boleh, lewat email juga boleh.


Baca selengkapnya..

JESUS NABI PALING PORNO




Pertanyaan yang lebih penting lagi adalah, siapa yang menuding Jesus porno? Dan to the point saja, saya tahu Jesus Porno itu umumnya diucapkan atau dituliskan oleh ....... Lalu mengapa Jesus dianggap sebagai bagian dari Porno? Sampai untuk mengolok-olok atau serius, sehubungan dengan UUAP yang sudah diberlakukan, posisi patung patung Jesus di gereja gereja Katolik dianggap porno, dan sudah selayaknya diturunkan.

Apa yang dimaksud dengan porno?

Saya bukan Herman Hasyim, yang asal kutip entah dari mana saja. Namun dalam primsip saya, porno itu adalah bila saya melihatnya maka nafsu birahi saya bangkit. Jadi bila ada laki-laki atau perempuan yang nafsunya bangkit melihat patung Jesus di tiang salib, dengan tubuh penuh darah, bekas tusukan dimana-mana. Ekspresi paling menderita yang bisa digambarkan oleh manusia.

Saya sarankan segeralah masuk rumah sakit jiwa. Karna gejala terangsang secara birahi melihat penderitaan itu istilah sadomacostic. Itu salah satu kelainan sexual. Yang dalam kadar ringan, masih masuk ke dalam lingkup variasi sex.

Sebagai contoh. Ini saya tunjukkan satu gambar yang menggambarkan kegiatan sexual yang berhubungan dengan sadomacostic itu:

Ah, tapi gak jadilah... saya rasa anda sudah tahu apa itu maksudnya. Kalau mau lihat cari saja di Blog saya ini tentang Madonna - SEX, bagian 1 - 9 banyak tuh yang pakai pakai kulit atau cambuk, yang diikat ikat yang kesannya sadis.

Nah....

Jesus itu dikisahkan atau begitulah dituturkan Injil, adalah manusia yang disalib oleh pemerintah Roma atas suruhan orang orang Jahudi yang menganggapnya nabi palsu. Mesias palsu yang menentang rabi-rabi Jahudi.

Hukuman mati yang diberikan adalah dengan penyiksaan super kejam yang bisa dibayangkan manusia. Film garapan Mel Gibson - The Passion of The Christ, benar benar menyiksa saya saat menontonnya. Begitulah kadar siksaannya. Saya yang menonton saja sampai merinding. Bagaimana dengan Jesus yang mengalami hal tersebut?

Oleh karenanya, bila anda terangsang melihat Jesus yang disiksa itu, walau benar dengan pakaian yang alah kadarnya. Bahkan bukan tidak mungkin di peristiwa PASKAH sebenarnya Jesus disalib tanpa memakai apa-apa. Bukankah teks teks sejarah menunjukkan kepada kita bahwa orang orang hukuman di jaman dulu itu sering kali ditelanjangi saat menjalani hukuman siksaan?

Dengan tidak jarang merusak alat kelamin.

Karena alat kelamin, baik laki-laki dan perempuan adalah organ yang melambangkan penaklukan bila sudah dirusak. Apa artinya laki-laki tanpa penis? Apa artinya perempuan tanpa rahim?

Begitulah metode metode penyiksaan purba yang pernah saya baca. Ingat, dulu tidak ada Komnas HAM yang akan melindungi para terhukum mati itu.

Dan hukuman mati memang hanya boleh diberikan oleh negara. Bukan oleh Tuhan atau agama.

Nah, saya ngalor ngidul lagi. Jadi kembali ke PASKAH.

Kalau ditanya ke saya, 

Apakah Jesus telanjang?
Maka jawab saya adalah kemungkinan besar kejadian sebenarnya telanjang, tetapi di patung Jesus yang saya lihat dimana-mana, Jesus digambarkan setengah telanjang.

Apakah Patung Jesus yang telanjang itu berpotensi porno?
Benar, pada orang orang yang sakit jiwa!

====================

Demikian saya sampaikan. Ada atau tidaknya Jesus di dunia ini. Beliau sudah menginspirasi banyak manusia. Termasuk juga saya. Paling tidak dalam menulis catatan ini.

Selamat merayakan Paskah, damai di bumi seperti di surga, semoga tak lagi tertunda.


Baca selengkapnya..

ISLAM AGAMA SETAN?


Bukan hanya Islam, tapi Kristen, Buddha, Khong Hu Cu atau Hindu, bahkan agama Atheis pun agama Setan.

Setan itu apa?
Tuhan itu apa?
Kalau tidak tahu apa itu setan, mengapa selalu diasumsikan sebaliknya?

Kecenderungan selalu begitu.

Dalam prilaku yang berpihak. Tidak yakin dan tidak percaya, bahwa pelaku bom bunuh diri adalah mengaku penganut agama Allah, maka asumsi sebaliknya yang diberlakukan. Pelaku Bom Bunuh Diri adalah pemeluk agama Setan.

Segala yang menentang rasa keadilan disematkan ke Setan. Segala yang sebaliknya disematkan ke Tuhan.

Namun kemudian ternyata pada hal hal yang seharusnya adilpun, ditemukan ketidakadilan.

Makanya Islam pun dianggap agama Setan.
Kristen pun dianggap agama Setan.
Buddha pun dianggap penyembah Setan
Hindupun dianggap sebagai Setan
Khong Hu Cu, dianggap leluhur Setan.

Tak ada jawaban.
Yang ada hanya jawaban seenak udelnya.
Hanya make up yang dipoleskan ke wajah ideal Tuhan.
Hanya make up yang dipoleskan ke wajah horor Setan.

Salah poles lipstik di bibir Tuhan, Eh…. Tuhan jadi mirip Setan!
Salah poles eye shadow di kelopak mata Setan, Eh…. Setannya kok jadi kaya Tuhan?!




Baca selengkapnya..

TUHAN DAN NARKOBA


Konsep melepaskan diri dari kemelekatan ini adalah cara untuk melepaskan penderitaan. Semakin sedikit kita melekat semakin sedikit penderitaan. Kemelekatan adalah awal dari penderitaan. Seperti pengakuan anda sendiri, ketinggalan HP saja sewot.

Padahal anda saya yakin pernah hidup di jaman tanpa HP. Tapi mengapa anda sewot waktu HP anda ketinggalan? Itu karena anda melekat kepada HP. Bukan karena HP nya ketinggalan.

Seperti misal, PLN mematikan lampu selama 4 jam di Jakarta. Ini akan menimbulkan sewot dimana mana, caci maki dimana-mana. Saya tidak mengatakan bahwa PLN tidak bertanggung jawab itu bagus. Tapi lebih ke diri sendiri. Mengapa bisa kita demikian melekat pada PLN?

Mengapa bisa saya demikian melekat sekarang dengan Blog saya.

Namun, ada caranya agar lepas dari penderitaan. Jangan melekat. HP tinggal, kalau sangat penting saya masih bisa pinjem HP teman sebentar. PLN mati, saya masih bisa membaca dengan lilin. Tifatul memblokir Porno dari Blackberry, saya masih bisa lihat porno pake Opera Mini.

Intisarinya adalah... untuk apa ngotot? Bahkan kadang sampai ke merk pun kita ngotot. Saya ogah pakai kolor kalo merknya tidak Renoma, misal. Saya gak bakal pakai computer merk lain lagi setelah saya kenal Apple.

Ini kan yang rugi diri sendiri.

Demikian juga dalam hal kemelekatan dalam usaha mencari Tuhan. Bagaimana mencari sesuatu yang belum dikatahui sebagai apa. Yang Islam menganggap Dzat. Yang Kristen mungkin Kasih atau Firman. Yang Hindu sebagai perwujudan Tri Murti. Yang Khong Hu Cu menganggapnya langit, atau Thian.

Bagaimana mencari hal seperti itu? jawabnya sangat pribadi. Metode saya tidak akan sama dengan anda. Namun salah salah hal ini menjadikan semacam kemelekatan psikologis.

Dalam kemelekatan untuk mengenal Tuhan ini, mendorong manusia rela diperbudak. Rela menangis sambil berdoa. Bersujud entah pada siapa, entah pada apa.

Lalu ada lagi konsep manusia sebagai Tuhan. Tuhan itu manusia. Nah ini sudah mempertanyakan lagi. Kalau begitu Yang Maha Esa nya dimana?

Maha Penciptanya dimana?

Benar manusia bisa menciptakan hampir apa saja dewasa ini. Tapi tetap bukan Maha Pencipta.

Di Buddhis ada konsep SammaSambuddha. Bahwa Buddha adalah manusia. Lantas dengan deskripsi deskripsi bahwa Buddha itu manusia yang sudah mencapai pencerahan, maka asumsi dari non Buddhis mengganggap Buddhisme mamandang Manusia bisa menjadi Tuhan. Tapi pendapat ini datang dari kalangan Non Buddhis. Buddhistnya sendiri menolak konsep konsep seperti itu.

Dalam hal menyadari diri. Yang bisa dilakukan adalah menerima. Menyadari kemelekatan, bukan berarti menolak kemelekatan. lahir sebagai manusia adalah kemelekatan. Menyadari ini bukan berarti harus menanggalkan baju, menanggalkan semuanya. Tetapi dengan menyadarinya, adalah langkah menuju kesadaran itu sendiri.

Mengapa saya menuliskan artikel ini, Tuhan itu apa? Ini juga proses dari saya menyadari bahwa saya melekat pada esensi Tuhan tersebut. Yang tidak terdapat di agama yang saya anut. Namun hampir setiap hari saya dengar. Bahkan seringkali menjadi topik favorit.

Bentuk kemelekatan yang sesungguhnya. Mencari Tuhan.

Dengan menyadari kemelekatan ini, bukan artinya saya menolak Tuhan. Tapi lebih kepada sadar. Bahwa saya masih mencari cari tahu... masih melekat untuk tahu, Tuhan itu apa ya?....

Kenapa dalam membalas komen inipun, saya terpaksa memencet SHIFT agar T nya huruf besar.



Baca selengkapnya..

TUHAN ITU APA?



Sampai katanya ada 99 nama Tuhan.
Maha Pencipta.
Maha Pemurah.
Maha Pemaaf.
Sang Khaliq.

Tapi Tuhan itu apa?

Mahluk? Dzat? Roh? Keadaan? Kekuatan? Kebisuan? Ketulian? Kebutaan? Hukum Alam? Sumber dari segala?

Hayo.... Tuhan itu apa?

Kalau tak ada yang tahu... mengapa ngotot Tuhan itu ada?

Mengapa menuliskannya harus pakai T besar?
Mengapa harus disembah?
Bukannya lebih nyata pohon kelapa?

Mengapa juga harus dibela bela?
mengapa harus dipuja?
Dinyanyi-nyanyikan?
Dipuji-puji?
Ditakuti?

Seorang ibu marah pada anaknya yang nakal...
"Jangan kaya gitu! Nanti marah Tuhan Jesus..."

Ah, Tuhan bisa marah juga rupanya.

Seorang usdatz berteriak
"takutlah hanya pada Allah.."

Ah, ternyata Allah menakutkan.

Tuhan itu apa?

Untuk bertanya inipun aku sudah dibilang murtad!

Baca selengkapnya..

LAGU DARI SETAN?





Sewaktu diluncurkan, lagu ini langsung dicekal oleh Vatikan. Lagu dengan judul Seperti Pendoa/prayer/pendeta ini menggambarkan banyak hal hal yang hanya Madonna artis besar yang berani melakukannya.

Lirik romantis yang sebenarnya bercerita tentang kerinduan mendalam Madonna akan Tuhan, dengan lancang diekspresikan secara erotis menjadi semacam passion (lebih dalam dari nafsu) pada Tuhan.

Klip Videonya lebih parah. Madonna bercinta dengan sang Prayer, yang disini digambarkan sebagai Santo berkulit hitam yang hidup dari patungnya di sebuah gereja. Kemudian adalagi adegan Madonna menari-nari dengan latar Salib yang terbakar.

Klip video ini justru memperlihatkan aksi anti racism Madonna yang kala itu tidak seterbuka sekarang. Dominasi kulit putih, politik Apartheid di Afesl dan banyak hal lainnya. Pembakaran salib ditujukan untuk hal tersebut. Bahwa keyakinan Kristen atau Katolik seperti itu harus dibakar.

Ide ide yang diluncurkan Madonna bila anda bandingkan dengan buku Da Vinci Code. Menjadi tidak mengerikan lagi. Tapi ingat, ini dilakukan Madonna tahun 1990. Disaat kondisi tidak seterbuka sekarang.

Tanda tanda penyaliban yang muncul di tangan Madonna, mengingatkan apa itu berhala. Madonna memakainya sebagai simbol pada hal hal yang sebenarnya harus dikaji lagi kalau harus dikultuskan.

Saya merasa lagu ini terutama liriknya sangat religius malah. Video Klipnya juga demikian. Namun tentu saja dengan kaca mata Madonna. Sex dan Tuhan, Madonna tahu itu senjata Blogger mencari mangsa... hahahahaha

Bila melihat kesini, adakah beda yang mencolok antara Vatikan dulu dengan FPI sekarang?

John Lennon sempat mengalami perlakuan serupa, pada saat dia memberikan pernyatan yang sbenarnya merasa miris akan kepercayaan dan iman umat Kristen di seluruh dunia pada saat itu. Namun ucapan yang di media tidak menggambarkan kondisi dan situasi itu terbaca menjadi sangat arogan. Karena ucapan John yang dipenggal itu adalah, "Saat ini lebih banyak orang yang percaya the Beatles daripada Jesus. Beatles lebih populer/besar daripada Jesus"

Melihat ke kasus diatas, tidak jauh beda dengan yang dialami Arswendo Atmowiloto saat melakukan polling, Siapa Tokoh Paling Dikagumi di tabloid Monitor. Ternyata pembaca yang ikut Polling di Monitor, lebih memilih "Presiden Soeharto" daripada "nabi Muhammad".

Apakah inilah nyanyian dari Setan?

God?
Life is a mystery, everyone must stand alone.
I hear you call my name and it feels like Home.

Chorus:
When you call my name, it's like a little Prayer.
I'm down on my knees, I wanna take you there.
In the midnight hour, I can feel your Power.
Just like a prayer, you know I'll take you there

I hear your voice, it's like an angel sighing.
I have no choice, I hear your voice, feels like Flying.
I close my eyes, oh God, I think I'm Falling,
out of the sky. I close my eyes, Heaven Help me.

Like a child, you whisper softly to me.
You're In control just like a child, now I'm dancing.
It's like a dream, no end and no beginning.
You're here with me, it's like a dream.
Let The choir sing.

Refrain:
Life is a mystery, everyone must stand alone.
I hear you call my name and it feels like
Home.

Bridge:
Just like a prayer, your voice can take me There.
Just like a muse to me , you are a Mystery.
Just like a dream, you are not what You seem.
Just like a prayer, no choice, Your voice can take me there.

Intermediate:
Just like a prayer, I'll take you there. It's Like a dream to me.
Just like a prayer, I'll Take you there. It's like a dream to me.
Just Like a prayer, I'll take you there. It's like A dream to me.
Just like a prayer, I'll take You there. It's like a dream to me.



Baca selengkapnya..

TUHAN DAN IBLIS KETEMU BUDDHA



Suatu senja, di jam jam padat pengunjung Blogernas dan Blogernas Forum. Entah ada angin apa, Buddha pingin kongko kongko dengan Tuhan dan Iblis.

Buddha: (sambil melipat jubahnya, karna takut jatuh kalau jalan bisa kesandung jubahnya sendiri)
Selamat senja pak Tuhan…. Iblis ada?

Tuhan:
Selamat senja juga Buddha, manusia aneh kau ini. Mengapa kau bermaksud mencari Iblis tapi berkunjung ke kerajaanku…?

Buddha:
Oh maaf pak Tuhan, saya sengaja lewat kerajaan Anda, karena walau bagaimanapun anda kan masih saudaraan dengan Iblis. Bahkan katanya dulu pak Tuhan yang menciptakan Iblis.

Tuhan:
Tapi Iblis sudah kucampakkan ke neraka. Biar dia membangun kerajaan gelap penuh dosanya di sana. Anak itu, dari dulu tak pernah mau tobat. Semakin hari kelakuannya semakin menjadi jadi. Semua nabi nabiku dicobainnya. Jesus yang penuh cinta kasih itu juga. Muhammad juga… Entah apa maunya anak itu. Sekarang dia sedang mencetak Dajjal… ah… Aku sudah habis pikir entah bagaimana harusnya menghadapi Iblis celaka itu.

Buddha:
Sabar sabar….Amitabha…. Seperti orang tua yang menghadapi anaknya yang bandel. Tidakkah pak Tuhan bisa maklum bahwa sudah memang begitu kelakuan para remaja itu. Manusia seperti saya menyebutnya masa akil balik. Jadi semua serba dicurigai, melawan, memberontak, bikin onar… tak jarang manusia manusia seperti saya yang jadi korban.

WAKAKAKAKAKAKAKAKAKA…. QAQAQAQAQAQAQA……

Dari kejauhan, seperti kelelawar yang sayapnya bolong bolong Iblis terbang mendekati kerajaan Tuhan.

Iblis:
Sembah sujud ananda pada Mu Tuhanku…. Eh, siapa ini laki-laki yang wajahnya kaya perempuan?

Buddha:
Ah, kau menggodaku pak Iblis. Aku rindu senda guraumu…. Wajahku memang begini, lemah lembut dan gemulai. Tapi aku laki-laki tulen kok… paling tidak aku sudah pernah punya anak, namanya Rahula.

Iblis:
Hahahahaha tapi kau benar benar laki-laki tak tahu diuntung pak Buddha. Binimu cakep, bahenol, putri raja, yang kau pinang setelah menang sayembara. Kasihan si Yasodhara itu. Sudah kau genjot enak enak, mengandung benih lendirmu 9 bulan, setelah kau bosan kau tinggalkan….

Buddha:
Iya benar, aku mengaku salah. Aku memang laki-laki tak bertanggung jawab. Ayahku Suddhodana akhirnya yang kena getahnya. Dia capek deh… ngurusin anak istriku.

Iblis:
Nah… Tuhanku. Anda lihat sendiri. Aku yang kau musuhi kau buang ke neraka tak sekalipun meninggalkan anak istriku. Aku menyembahmu siang dan malam. Tapi mengapa kau sebagai ayah penciptaku, kakanda Tuhanku… begitu kejam menjolimiku?

Tuhan:
Jangan kau dengan kata-katanya wahai Buddha, manusia yang mengajak orang menyembah berhala dirimu! Begitulah kau lihat!!! Bagaimana Iblis ini mau kumaafkan? Berbeda denganmu yang setelah menjadi Buddha dan baru saja kau mengaku salah. Kau membuat peraturan untuk melarang manusia mana saja yang mau menjadi pengikutmu menjadi bhiksu, tak boleh kalau tak ada izin dari keluarga. Tapi kalu lihat Iblis ini. Dia tidak pernah sadar! Kesalahannya melawan perintahku. Perintah yang sangat gampang sebenarnya. Hanya sujud pada Adam. Bukannya mau sujud, dia malah bersumpah akan mencobai semua keturunan Adam.


Tuhan mencak mencak.... kakinya dihentak hentakkan.  Di Bumi terjadi gempa bumi... banyak yang mati.

Iblis:
Jangan sembarang tuduh kau Tuhan! Kau ini memang benar benar tidak konsisten. Bukannya Kau yang mengikat kami semua ciptaaMu dengan kalimat ‘Tiada Tuhan selain diriMu… jangan sembah illah lain selain Aku….” Lalu mengapa kau mencobaiku dengan perintah menjebak untuk memberhalakan Adam?

Tuhan:
Kau dengar sendiri pak Buddha. Bagaimana aku bisa memaafkan mahluk yang satu ini?

Iblis:
Itulah sifatMu yang jelek Tuhan. Entah berapa ribu kata sudah kau hasut manusia untuk memusuhiku. Kau gosipin aku sebagai pembawa mereka ke jurang kemungkaran. Taurat, Zabur, Injil, Quran….. Semuanya berisi gosip dan fitnah yang Kau teriakkan untuk menjelek jelekkanku.

Coba kau pikir, adakah aku pernah menghasut, menyebar fitnah, menggosipi diriMu pada manusia? Aku mau bukti tertulis. Kitab! Bukan omong kosong yang kau sebarkan untuk membuat manusia membenciku. Itu semua versiMu… aku tidak separah Kau dalam membuat bingung manusia.

Buddha:
Halah…. Sudah sudah…. Saya datang kemari hanya mau silahturahmi kok… Hanya mau sebar undangan ke pesta ulangtahun, peringatan saya menjadi Buddha dan waktu matinya saya, yang oleeh kebanyakan umat umat saya dirayakan sekaligus dalam hari raya Waisak.

Tuhan:
Tanggung pak Buddha. Aku mau menyonyos mulut berbisa si Iblis ini pakai solder listrik… tunggu!

Iblis:
Jangan bodoh Tuhanku! Tak ada panas yang melebihi neraka yang Kau berikan padaku. Solder listrik hanya geli geli lah… aku sudah berlatih jutaan tahun di neraka untuk menghadapi panas. “kau kedinginan di sini manis?” (Iblis bertanya penuh kasih pada Dajjal yang menyusu di pelukannya)

Dajjal:
Ho oh… tapi badan papa anget kok….

Tuhan:
Terkutuklah kau Iblis. Kutambah LPG untuk menggosongkan kau di neraka jahanam. Yang 3 kilo biar menjadi BOM di sana!

Iblis:
Aku tak takut padamu hei Tuhan. NgomongMu dari dulu tak konsisten. Tukang gosip terbesar sepanjang sejarah! Yang kau gosipi hanya aku lagi…. Apa kau terobsesi pada diriku? Anakku yang cakep si Dajjal ini punya tanduk…. Anakmu?.... cuman pakai cawat! Kekasihmu itu…. Hahahahaha dimana kau sembunyikan dia?

Buddha:
Sudah sudah….. Yang tua sayangilah yang muda. Didik mereka dengan cinta kasih agar bisa seiring kedewasaannya nanti menjadi seperti diriMu. Jadikan diriMu teladan bagi siapa saja.

Dan kau Iblis yang muda. Sesekali ikut kursus kepribadian. Belajar bagaimana cara berkomunikasi dengan yang tua! Jangan asal nyerocos saja. Apa sih susahnya sujud pada Adam? Yang aku tangkap kau termasuk yang paling terdogma! Sujud saja tak mau. Kau pikir kalau kau ngotot hanya menyembah Tuhan saja, Dia akan suka? Dia melemparkanmu ke Neraka…. Setelah itu dilemparkannya lagi bom LPG 3 kilo ke neraka. Biar kau gosong!

Bukan sesembahanmu yang penting! Tapi apa yang kau sembah! Apakah kau menyembah keegoisanMu dalam fanatikmu atas Tuhanmu? Jangan bodoh! Kau perlu dari itu untuk bisa menjadi kesayanganNya.

Dan Kau juga pak Tuhan. Caramu licik juga menggaet penggemar. Kasih janji janji nikmat di sorga bagi yang mau menyembahMu. Ancam neraka jahanam bagi yang demen sama Iblis.

Mengapa kalian tidak bisa damai? Akur? Bersaing secara sehat?

Kalian berdua membuat manusia menjadi bingung! Padahal untuk hidup saja, manusia tiap menit tiap detik menghadapi sejuta masalah.

Tuhan dan Iblis: (tumben kompak)
DASAR BUDDHA KAFIR!

Salam - Traktor Lubis  
Baca selengkapnya..

AKU MALAIKAT, AKU TERORIS!


Pahit di bibir
merah di mata
sulit untuk aku mengakui
namun sayapku sudah terlalu lama tertutup

Inilah pengakuanku,
Akulah malaikat itu....


Begitulah kawan
dalam kesenangan dunia yang kujalani
aku menekuk sayap sayapku
aku terpesona akan nikmat yang diberikanNya

Aku benci manusia
mengapa mereka menerima semua kepingan surga
yang bahkan di surga sudah mulai tak ada?

Aku menggigit bibir
aku mengambil senjata
aku berubah

Inipengakuanku yang kedua

Akulah teroris itu


dalam kelemahanku sebagai malaikat
aku tak tahu apa itu dosa

Tuhan tak memberiku pengetahuan itu
Kau Manusia! kau yang tahu apa itu dosa

Aku hanya membunuhi beberapa diantaramu
kadang ribuan
Aku malaikat, yang akan diterimanya di sisinya kapan saja

Walau aku membunuhimu malam ini!

Bersiaplah untuk mati
Aku punya beberapa bom baru untukmu



Baca selengkapnya..

AKU BENCI TUHANMU


Benar, aku benci Tuhanmu.  Karena:

  1. Tuhanmu mengajakku murtad pada agamaku
  2. Tuhanmu bohong, pada banyak hal, keadilan, pilih kasih, rasis, sexist dll.
  3. Tuhanmu mengiming-imingku surga, seakan akan hanya Dia yang punya surga.
  4. Tuhanmu kejam, mengkutuk aku dengan neraka bila aku tak mau meninggalkan agamaku
  5. Tuhanmu jahat, karena kalau marah marah selalu bikin bencana.
  6. Tuhanmu sexiest, karena laki-laki bolek menikah sampai 4 kali... pada perempuan, sekali saja sudah sukur
  7. Tuhanmu benci pada anjing kesayanganku
  8. Tuhanmu bersumpah bahwa saya tak bisa masuk surga kalau tidak melalui Dia.  Enak saja! Itukan namanya monopoli.
  9. Tuhanmu tidak Demokrasi.
  10. Tuhanmu diktator.
  11. Tuhanmu goblok! Teori evolusi saja tidak tahu. 
  12. Tuhanmu ribet.... kebanyakan aturan ini dan itu, lebih parah dari ibuku!
  13. Tuhanmu narsis! maunay disembah! maunya dipuja! sesekali gantian dong.
  14. Tuhanmu lemah! soalnya harus dibela-bela.  Kaya gak ada kekuatan saja
  15. Tuhanmu aneh! Masa saya disuruh jadi pengemis terus, minta minta sama Dia.
  16. Tuhanmu cemburuan! Tergantung orangnya dong, mau nyembah apa saja! Mau nyembah uang kek, patung kek, setan kek, iblis kek, diri sendiri kek!
  17. Tuhanmu kaya Nurdin Halid.  Gak bisa Fairplay.  Kalau mau merebut perhatian orang, bersaing sehat dong.  Berikan pelayanan terbaik, pasti banyak yang suka. 
  18. Kurasa hanya orang tak punya otak yang mau nyembah tuhan kaya gitu. 

Salam - Traktor Lubis
Baca selengkapnya..

AKU JESUS! AKU TUHAN!





Semua bisa jadi Yesus, bisa jadi Tuhan... Ibaratnya ada mel Gibson yang mau bikin film tentang Jesus lagi. Kalau anda dipilih menjadi pemeran Jesus, and then you are playing Jesus.... seperti di lagu 'One' - U2


Salam - Traktor Lubis
Baca selengkapnya..

PENDAPAT MALAIKAT MENGENAI GEMPA JEPANG

Dua ekor malaikat TL (Troughlindes) dan DT (Dimitri) kembali ngobrol disela sela tugas mereka mengurusi manusia yang makin lama sudah semakin seperti bayi saja.

TL:
Buset deh, gw kebagian tugas di Jepang

DT:
Wah, asik dong, perlu pakai alat bantu gak?

TL:
Maksudmu?

DT:
Iya, alat bantu, siapa tahu ada cewek Jepang yang mau main-main... hehehehe

TL:
Oalah... Gundulmu Atos DT! Emang kamu gak tau, kemaren di sana Gempa gede pake tsunami?

DT:
Ha? Kapan? Kalo gak ada yang ngasih tau gimana saya tau?

TL:
Internet?

DT:
Walah, kau sudah terlalu lama main main sama manusia. Mana ada provider yang buka jasa di tempat kita ini...

TL:
Hahahaha iya juga ya....

DT:
Jadi gimana di Jepang? Ulah siapa itu, Apa Tuhan lagi marah marah?

TL:
Tuhan? Di lagi bobok pulas tuh!

DT:
Loh, jadi? Iblis gimana? keliatan gak?

TL:
Iblis udah lama pensiun! Tapi aneh... manusia juga berpikiran seperti kau! Mereka pikir Tuhan sedang ngasih peringatan buat mereka.

DT:
Masa sih? Kalo menurutmu gimana?

TL:
Dudul! Makanya jadi malaikat jangan onani tok taumu! Belajar!!!!

DT:
Maksudmu?

TL:
Hey, dengar yah! Sejak dulu bumi itu memang seperti itu. Gempa, tsunami, gunung meletus. Terus menerus. Malah dulu lebih parah!

DT:
Jadi?

TL:
Lu Ingat waktu gunung Toba meletus? waktu itu manusia belum ada! jadi kalau asal ada bencana dibilang Tuhan marah. Waktu itu Tuhan marah sama siapa?

DT:
Iya juga ya....! Sama monyet monyet calon manusia itu kali!

TL:
Yang bener! masa lu percaya teori Darmin?

DT:
Teori Darwin! bukan Darmin!

TL:
Teori Darmin! Teori Darwin isinya manusia bukan berasal dari monyet! tapi punya satu nenek moyang dengan bangsa monyet! Kalo teori Darmin baru seperti yang kau bilang itu, manusia berasal dari monyet!

DT:
Wakakakakaka.... ribet amat sih!

TL:
Iya, manusia memang ribet! jangankan ke asal usul mereka! Ke kita yang Malaikat ini saja mereka bikin teori.

DT:
Iya kah?

TL:
Iya, aku kemaren baca kitab mereka lagi, menurut mereka sih kita ini diciptakan dari ini. Lalu manusia dari itu... lalu Jin dari ini... lalu Iblis dari itu... Macam macam lah. Lain kitab lain lagi teorinya. Bukannya belajar jadi manusia yang baik dan bisa berguna bagi nusa dan bangsa, bagi surga dan neraka... eh, malah sibuk nyusun teori teori gak penting!

DT:
Hahahahaha bisa aja kamu!

TL:
Iya... kalau melihat mereka debat lebih lucu lagi. Masing masing ngotot teorinya yang paling benar. Padahal you tahu sendiri. Kita saja yang tiap hari ketemu dengan Beliau tidak dikasi tau.

DT:
Kok lu tau kita gak dikasi tau?

TL:
Kalau kita dikasih tahu semua, apa pantas Dia disebut Yang Maha Tahu?

DT:
Hahahahaha.... betul juga Te.... Udah ah, aku mau tugas lagi. Bye....

TL:
Bye....

Salam - Traktor Lubis 
Baca selengkapnya..

Tuhan dulu atau Manusia?



Tuhan dulu atau manusia dulu? Manusia menciptakan Tuhan atau Tuhan menciptakan Manusia? Lalu Tuhan itu apa? Bagaimana menyikapinya?

Benarkah dia seperti Bapak Tua yang duduk dengan janggut panjang dengan segala ke Maha an nya mengawasi sepak terjang bangsa bandel yang bernama manusia? Memberikan rambu rambu kiri dan kanan.  Neraka dan Sorga.  Di neraka ada api yang butuh banyak bahan bakar, di surga berlimpah hal hal enak yang paling enak, jauh lebih enak dari yang paling enak di bumi?

Sejarah mencatat berbeda.

Peradaban manusia, umunya disepakati secara tertulis dimulai 5000 tahun sebelum Masehi.  Jauh sebelumnya lagi manusia sudah mengenal keyakinan pada hal hal yang disebut Animisme dan Dinamisme. Keyakinan pada alam.  Ada kekuatan lain yang menyebabkan banyak hal yang tidak bisa dipecahkan pikiran sederhana manusia pada masa itu.

Lalu muncul kepercayaan Politeisme,  kepercayaan pada banyak Tuhan.  Apa yang dimaksud dengan Brahmanisme ialah sebuah agama yang kompleks dan sistem sosial yang tumbuh dari ritus-ritus pujaan politeistik bangsa Arya kuna yang menaklukkan bagian utara India dan Iran. Agama atau kepercayaan ini lalu menyebar ke seluruh wilayah anak benua Hindia, dan lestari tanpa tidak berubah secara signifikan sampai dewasa ini. Tahap-tahap modernnya yang sangat kompleks biasa disebut sebagai sistem kepercayaan agama Hindu. Agama Hindu pada mulanya seperti ini.  Sebagai awal dari kepercayaan sekarang, Brahmanisme menjadi semacam kepercayaan yang disebut Pagan sekarang.  Penyembahan pada gejala gejala alam.  Misalnya Dewi Sri yang identik dengan sumber kehidupan, padi.  Kemudian Batara Surya, sang matahari.  Lalu Batara Kala, sang waktu.

Sampai kemudianmenjadi Tri Murti.  3 dewa besar sebagai wujud dari Tuhan Yang Maha Esa.  Brahma, Wisnu, Siwa; Pencipta, Pemelihara dan Perusak. Diyakini kepercayaan ini muncul kira kira 1500 - 800 tahun sebelum Masehi.

Kemudian pada periode sekitar 1500 - 1300 SM muncul Yudaisme, yang sekrang dikenal sebagai agama Jahudi atau Jewish. Yahudi adalah istilah yang merujuk kepada sebuah agama atau suku bangsa. Sebagai agama, istilah ini merujuk kepada umat yang beragama Yahudi.Berdasarkan etnisitas, kata ini merujuk kepada keturunan Eber (Kejadian 10:21) atau Yakub, anak Ishak, anak Abraham (Ibrahim) dan Sarah. Etnis Yahudi juga termasuk Yahudi yang tidak beragama Yahudi tetapi beridentitas Yahudi dari segi tradisi.

Kemudian pada sekitar 500 SM di Asia muncul agama Buddha dan Khong Hu Cu dan Taoisme. Buddhisme dan Taoisme banyak mengandung filsafat hidup, sementara Khong Hu Cu lebih banyak mengatur hubungan antara manusia.  Sinkretisme ke 3 kepercayaan ini kemudian dikenal dengan Tri Dharma, yang mengakar kuat sebagai kepercayaan dasar orang orang etnis China.

Di Jawa sendiri sempat berkembang Siwa-Buddha sebagai  sinkritisme Hindu Buddha yang melahirkan falsafa Bhineka Tunggal Ika.

Setelah periode ini, berakar dari Yudaisme muncul agama Kristen di Timur Tengah.  Agama Kristen kemudian berkembang luas menjadi agama yang lebih luas dianut orang di dunia.  Prediksi sejarawan menggambarkan ini sebagai akibat dari penolakan orang Jahudi sendiri atas Jesus Kristus yang menyebarkan agama Kristen sebagai nabi palsu. Film garapan Mel Gibson The Passsion of the Christ menggambarkan bagaimana proses penolakan kaum Jahudi ini terhadap Jesus Kristus sampai kepada peristiwa penyaliban.

Lalu sekitar 500 an tahun setelah ini muncul Muhammad membawa agama Islam.  Sama seperti yang terjadi pada Jesus Kristus, umat Kristen dan Jahudi juga menolak Muhammad dan mengganggap Muhammad sebagai nabi palsu.  Hal ini semakin tegas pada kitab Perjanjian Baru pada bagian Wahyu yang menceritakan tantang akhir jaman dengan munculnya nabi palsu.

Demikianlah urutan sejarahnya.

Jadi, Tuhan sebagai Yang Maha Esa diciptakan pada periode  1500-1300 dengan munculnya Judaisme. Lebih menarik lagi merujuk ke sejarah.  Pada mulanya Yudaisme justru menggambarkan Tuhan sebagai 2. YHWH yang dieja menjadi Yahwe.  Ini YH bersifat laki-laki dan WH bersifat wanita. Mirip dengan konset Taoisme tentang Yin dan Yang. Hitam dan Putih.

Namun, kalau bicara melalui analogika agama Abrahamic, yang tertera adalah Tuhan menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya kemudian menciptakan manusia.

Dengan kondisi begini, maka bahasan akan lari ke IMAN.  Tidak bisa membicarakan agama hanya dengan sejarah.  Tapi harus melalui Iman.

Terkadang ini membutakan.  Kenyataannya di agama agama timur jauh, masalah ini tidak pernah terjadi.  Baik Hindu, Buddha, Khong Hu Cu maupun Taoisme tidak pernah ngotot pada siapa yang menciptakan siapa. Sehingga pada agama agama timur ini ilmu pengetahuan, sejarah dan segala hal yang bersifat ilmiah, relatif lebih bisa diterima.

Walau benar menurut saya, kata teman saya, agama sendiri adalah mistis yang diwujudkan kepada Tuhan. Terutama ini mungkin berlaku pada agama agama Abrahamic.  Seakan akan terjadi pemaksaan keyakinan atas sesuatu yang belum tentu benar, tapi harus menjadi benar lewat dogma. Perkataan kitab adalah suci, karna ini bersumber atau terinspirasi oleh Ilahi.

Inilah dasar konflik yang sebenarnya. Karna perkataan kitab adalah mutlak benar.  Berasal dari Tuhan. Maka orang-orang Jahudi akan menjadi kafir kalau mengakui Jesus sebagai Mesias.  Sama halnya seorang Kristen akan menjadi tidak Kristen kalau mengakui Muhammad sebagai Nabi terakhir.  Dan Islam sekarang menolak Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi terakhir.

Lingkarang (setan?) yang terus berulang? 
Baca selengkapnya..

Pilih Tuhan atau Iblis?



Saya mendapat sebuah BBM dari seorang teman, isinnya:

T = Tuhan
S = Sedang
U =  Urus
N = Nyawa
A = Agar
M = Manusia
I = Insyaf 

Mengapa kalau ada bencana besar selalu yang dituding hidungnya Tuhan, lalu kalau ada kerusakan kecil, kejahatan kecil tingkat beberapa orang yang dituding Iblis? 

====================

Mengapa Tuhan membiarkan Iblis menggoda manusia?

Mungkin (karna jujur aku tak tahu pasti) supaya manusia bisa mandiri dan bebas menentukan imannya sendiri dalam hal bersujud padaNya. Sekuat apakah Iblis sehingga jika mau, tentu akan segera binasa bila diinginkanNya? Yang Maha Esa, Yang Maha Kuat? Sumber dari segalanya? Sang Maha Pencipta alam semesta beserta seluruh isinya.

DiciptakanNya bumi, diciptakanNya manusia. Diciptakannya semua yang indah indah. Sampai satu ciptaanNya itu membelot. Merusak semua ciptaanNya. MemusuhiNya.


Benarkah supaya kita mahluk ciptaanNya bisa melihat mana yang benar dan mana yang salah? Supaya kita jeli memandang sekeliling kita. Walau dalam kebutaan justru manusia tak henti hentinya mereka reka. Bertanya tanya. Ada apa sebenarnya. Apa rencana besarNya... dan bagaimana rencananya untuk menghancurkan rencanaNya itu?


Ada banyak kitab yang bisa dijadikan pedoman. Ada banyak kisah yang bisa dijadikan teladan. Ada hati nurani yang bisa dijadikan tempat bertanya. Ada banyak inspirasi yang bisa semakin mendekatkan kita madaNya.

Namun manusia tetaplah manusia. Walaupun disebutkan sebagai ciptaanNya yang paling sempurna. Tetap saja Tidak Sempurna. Karena kesempurnaan adalah milikNya mutlak. Sementara Iblis kerap kali mempertunjukkan kuasa yang mendekati kesempurnaan juga.


Kerajaan Mataram Kuno bahkan dipindahkan ke Jawa Timur oleh Mpu Sindok, karena gunung Merapi mengamuk. Memuntahkan lahar menghanguskan kerajaan. Bahkan Borobudur ditinggalkan. Dibiarkan tertutup debu gunung dan sampah vulkanik. Sementara catatan memperlihatkan kepada kita. Keyakinan orang saat itu sama seperti kita. Mereka menyebutnya kiamat... pralaya....

Begitu juga beberapa tahun kejadian berulang. Stunami menelan ratusan ribu jiwa. Bukan hanya di Aceh, tapi juga di Banglades, Thailand, Srilangka dan India. Dilanjutkan gempa mahadasyat di Nias.... berlanjut terus sampai ke Padang. Nusantara Barat diguncang prahara.

Manusia yang buta meraba raba. Ini peringatan dari Tuhan. Ini pertanda bahwa akhir jaman sudah dekat. Seribu tahun yang lalu orang orang di Nusantara juga beranggapan begitu.... Mengapa? karna kita memang hanya bisa meraba raba. Kita masih bodoh dan kadang jumawa.

Dalam keterbatasannya manusia mengaitkan segala hal pada Tuhan. Manusia sudha begitu berdosa. Sodom dan Gomora sudah tumbuh dimana mana... di Jakarta, Medan, Surabaya, Semarang, Jogya, bahkan Banda Aceh yang katanya Serambi Mekah... Lantas Tuhan marah... Mungkin ini hukuman. yang jelas ini cobaan bagi manusia... 
 
Tapi dari siapa? Tuhankah yang melancarkan kutuk membunuhi umatnya yang mungkin hanya sebahagian kecil yang berdosa?

Atau ini rencana lain Iblis agar kita menudingNya!!!!

Dalam sifat sifat yang ditunjukkan Tuhan. Aku tak percaya dia Maha Pemarah.

Dalam sifat sifat yang ditunjukkan Iblis. Aku merasa memang dia tukang bikin bencana.

Supaya kita galau, supaya kita sesat, supaya kita lupa, bahwa Tuhan Maha Pengasih, juga Maha Penyayang, Maha Pemaaf, Maha Pencipta. Bukan maha menakut nakuti, maha pembenci, maha pencemburu, maha pembinasa, maha pemurka....


Baca selengkapnya..

Memperkosa orang digoda setan, membunuh orang disuruh Tuhan!

Belakangan ini memang hiruk pikuk kehidupan beragama di Indonesia memang sedang panas panasnya. Belum selesai kasus yang mengakibatkan 3 orang tewas dalam serangan sekelompok orang terhadap jemaah Ahmadiyah, publik dihadapkan lagi dengan perusakan sejumlah gereja Kristen dan sekolah di Temanggung.

Belum lagi dengan beredarnya secara bebas video penyerangan terhadap Ahmadiyah.

Kepercayaan publik teradap pemerintahan mencapai titik yang membosankan.

Tuntutan untuk menyelesaikan kasus-kasus ini memuncak. Protes dan cemooh kepada pemerintahan SBY ramai melalui Facebook dan Twitter. Menanggapi hal tersebut, Presiden SBY mengatakan akan membubarkan ormas yang melakukan tindak Anarkis.

FPI - Front Pembela Islam akhirnya mengeluarkan pernyataan akan mengumpulkan massa untuk menggulingkan pemerintahan SBY bila berani membubarkan mereka. Bahkan disebut-sebut, sejumlah jendral TNI berada di belakang FPI.

Tak lama kepolisian melepas beberapa orang saksi pada kejadian penyerangan Ahmadiyah.

Publik protes keras. Namun ada juga yang justru berteriak membubarkan Ahmadiyah bila benar benar ingin menyelesaikan masalah. Karena di luar negri bahkan di negara asalnya kelompok Ahmadiyah ini sudah dianggap bukan Islam dan sesat.

Ketegasan kembali diharapkan dari pemerintah. Bukan sekedar ucapan pencitraan yang setelah mulai adem langsung dilupakan. Masalah penyerangan terhadap jemaah Ahmadiyah ini memang sudah lebih dari sekedar sentimen politik.

Menanggapi reaksi publik, presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan aparat melumpuhkan kelompok-kelompok yang bertindak anarkistis atas nama agama dengan segala cara yang mungkin.

“Kekerasan harus dihentikan sekarang juga dengan segala ongkos dan risikonya,” kata Presiden seperti dikutip Daniel Sparingga, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, melalui pesan singkat kemarin.

Tokoh Muhammadiyah, Achmad Syafi’i Ma’arif, mengatakan aksi kekerasan atas nama agama terus berulang karena negara lemah. “Aparat sudah mengerti, tetapi tak diantisipasi,” kata Syafi’i. Sikap aparat seperti itu, “Bisa diartikan pembiaran atau ketidakberdayaan negara.”

Menurut Syafi’i, pemerintah harus bertindak tegas terhadap kelompok yang melakukan kekerasan. “Kalau sudah meresahkan dan merusak, harus dibubarkan,” kata Syafi’i.

Komentar dari Tokoh Muhammadiyah ini merupakan dukungan penting terhadap pernyataan SBY. Bagaimanapun kelompok kelompok yang mengatas namakan Islam tersebut hanyalah sekelompok kecil dari umat Islam Indonesia.

Pemerintah harus bisa kali ini untuk mengembalikan kepercayaan rakyat. Adili semua tindak kriminal yang menghilangkan nyawa orang lain itu. Hukum mereka karena menganiaya orang lain. Muhammadiyah dan NU sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia sudah menyatakan dukungan.

Lantas apakah dengan membubarkan ormas ini akan efektif mencegah tindak anarkis di masa depan?

Apakah ini penyelesaian? untuk jangka pendek mungkin ini yang terbaik. Namun yang lebih penting lagi, bagaimana pemerintah dapat menyelesaikan kasus ini tanpa disusupi misi misi politik. Ungkap kasus kriminal sebagai kasus kriminal. Jangan pedulikan kepentingan kepentingan politik yang saling tarik menarik di sini.

Putuskan segera hai Mentri Agama, apakah Ahmadiyah akan dibiarkan seperti sekarang dengan segala kerentanannya menghadapi kelompok Islam anarkis yang lebih besar? Atau sebaiknya dibubarkan.

MUI sudah menyatakan Ahmadiyah sesat. Pemerintah RI juga sudah setuju dengan wacana menjamin kebebabasan beragama dan beribadah tahun 2005. Lebih jauh lagi ada Pancasila sebagai dasar negara dan UUD 45 paslal 29 yang menjamin kebebasan umat beragama dan penganut kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk melakukan ibadahnya.

Ini persoalan susah. Karena itu, hai Mentri Agama, kau diangkat menjadi mentri. Untuk menyelesaikan urusan urusan seperti ini. Kalau tidak juga selesai, artinya kau makan gaji buta. Putuskan segera. Bila perlu tidak usah terlalu banyak tanya pada kelompok ini kelompok itu. Kesannya pemerintah tidak bisa bertindak alias plin plan.

Bubarkan Ahmadiyah. Biarkan Ahmadiyah seperti sekarang. Jadikan Ahmadiyah sebagai sekte tersendiri… Whatever lah….. Yang paling utama jangan ada orang mati gara gara agama lagi.

Karena walaupun tak ada fatwa haram membunuh, membunuh itu salah! Secara dunia ataupun akherat.

Jangan lupa…. Kami menunggu para pembunuh itu diadili sesuai dengan perbuatannya. Jangan seperti kasus Gayus lagi, hukumannya lebih ringan dari hukuman pencuri ayam

Baca selengkapnya..

Penyembah Berhala

Sebagai pemeluk Buddha yang menjadi monoritas di sebuah masyarakat yang seperti Indonesia, saya dituntut untuk menjaga bagaimana tetap kritis, melakukan pembelaan pembenaran pribadi seraya mencoba menjelaskan.  Namun bila anda masuk ke sebuah Vihara, tempat ibadah agama saya, sulit untuk tidak beranggapan bahwa kami penyembah berhala.  Walau mungkin saya bisa melakukan pembelaan diri, bagaimana kesan anda bila masuk ke sebuah katedral Katolik?

Menurut saya penyembah berhala ini ada dua macam.  Yang kelihatan dan tidak kelihatan.  Yang kasat mata dan yang tidak kasat mata.  Fisik dan non fisik.

Begini ceritanya.

Anda tahu kasus Buddha Bar beberapa waktu yang lalu? Banyakkah umat Buddha yang protes atas izin yang diberikan Pemda DKI pada Bar yang bawa bawa nama Buddha itu? Saya tidak pungkiri ada yang protes.  Bahkan yang protes dengan keras pun ada.  Namun saya melihat, justru badan badan agama dari agama lain yang protesnya lebih keras menuntut pembubaran Buddha Bar tersebut.

Mengapa begitu? Apakah ini karena umat Buddha yang memang minoritas dan sedikit di tanah air?

Bukan.  Tapi umat Buddha kebanyakan tidak begitu peduli pada hal hal simbolis seperti itu. Yah…. mengapa? Untuk itu saya merumuskan beberapa pertanyaan.
  1. Apakah Buddha Bar melanggar hukum? tidak - karena ada izin resmi dari pemerintah
  2. Apakah Buddha Bar berpengaruh pada pelaksanaan umat dalam menjalankan dharma (ajaran Buddha)? juga tidak…. Ada atau tiada Buddha bar, sedikit sekali pengaruhnya pada umat dalam menjalankan sila (peraturan-peraturan agama Buddha).
  3. Bukankah Buddha bar bisa merusak Imej Buddha yang Guru Agung? Buddha terlalu besar untuk bisa rusak imejnya oleh hanya sebuah bar. Buddha jauh lebih besar daripada itu.  Bokep yang pelakonnya digambarkan sebagai Buddha dkk juga banyak… Dan ini sama sekali tidak merusak Imej Buddha yang sudah terpelihara 2500an tahun lamanya.
  4. Lalu mengapa Umat Buddha harus protes atas Buddha Bar? umat Buddha mungkin protes, tapi protesnya ke Pemda DKI yang sudah memberikan izin.  Bukan kepada Buddha Bar nya.
Lalu, mari kita lihat lagi ke kejadian yang terkait pada agama Buddha beberapa tahun silam.  Patung Buddha yang termasuk paling kesohor, paling gede di dunia yang terdapat di Afganistan dihancurkan rezim Taliban.  Dunia menangis meratapi warisan dunia yang hancur tak bersisa.  Namun umat Buddha…? Tetap saja cuek.

Bagaimana umat yang menyembah berhala patung Buddha yang dari batu bisa cuek bebek saat apa yang dikira orang tuhan berhalanya dihancurkan orang lain.  Kenapa tidak ada reaksi keras seperti pembakaran Al Quran di Amerika?….. Karena yang dihancurkan Taliban adalah batu. Bukan apa apa.  Hancur atau tidak hancurnya patung patung Buddha itu lebih berpengaruh pada wisata di Afganistan daripada kemajuan umat Buddha menjalankan ajaran agama Buddha.  Jadi, mau dihancurin….? Yah hancurin saja.  Tanggung sendiri akibatnya bila dunia marah.

Kemudian ada lagi pembantaian bhiksu-bhiksu di China dan bhikku-bhikku di Myanmar.  Saya geli melihat TV waktu wartawan mewawancarai pembesar pembesar Walubi.  Geli kenapa?…. karena jelas, perwakilan Walubi jelas bingung.  Sebagai umat Buddha, mereka merasa begini…. “kalau mau berpolitik, jangan jadi bhiksu/bhikku dong…!” Nah dilain sisi, perkumpulan perkumpulan agama lain mengutuk keras aksi aksi brutal pada rohaniwan rohaniwan Buddha tersebut.  Umat Buddha?…. Yah, kami bahkan berikrar berlindung pada Sangha, bhikku/bhiksu selain pada Buddha dan Dharma (ajaran Buddha).  Lalu tempat berlindungnya dibantai kok cuek saja?  Karena Bhikku tidak berpolitik.  Bila Bhikku berpolitik, kebhikkuannya diragukan.

Begitu juga aksi Tokoh agama yang kemaren menyerang SBY dengan 18 kebohongannya.  Mulanya bhikku yang turun, namun kemudian posisinya digantikan oleh Ketua Walubi.  Politik memang bukan urusan Bhikku/Bhiksu.  Itu kalau mereka mau dihormati umat.  Umat Buddha tau banget itu.  Jadi kalau ada Bhikku/Bhiksu yang berpolitik vocal dsb, jangan harap makin populer…. malah bisa bisa dianggap Bhiksu/Bhikku gadungan.

—————–
Oke, itu sedikit hal yang berhubungan dengan berhala berhala yang kerap disematkan awam pada agama Buddha.  Sekarang saya ingin memberikan perbandingan sedikit ke agama lain. Maaf bila sedikit membawa bawa agama lain.  Hanya sebagai perbandingan saja.  Bukan menjelek-jelekkan.

Kita masih ingat, waktu orang orang gila di Denmark gambar karikatur, gambar babi, diberi sorban lalu ditulis Muhammad.  Bagaimana reaksi umat Islam di seluruh dunia.  Kemudian saya juga ingat bagaimana protes keras muncul saat aksi bakar Al Quran di Amerika.
Lalu dijaman saya masih remaja.  Saya juga ingat, bagaimana video klip Madonna - Like a prayer dicekal di MTV gara gara Vatikan protes keras pada kekurangajaran Madonna bakar bakar salip di klip tersebut.

Anda tentu tahu defenisi berhala.  Anda bisa merasakan apa makna berhala yang sebenarnya.
Umat Buddha juga tahu.

Apa yang disembah umat Buddha kalau begitu?  Ajaran Buddha juga tidak menyebut nyebut Tuhan?  Agama Buddha tdk menyembah apa apa.  Agama Buddha adalah agama kesadaran.  Bagaimana seorang umat Buddha diajarkan untuk mandiri.  Bertindak dengan akal dan pikiran.  Bisa melalui perbuatan, perkataan atau pikiran yang benar.  Bukan untuk siapa siapa, tetapi untuk umat Buddha itu sendiri. Konsep Buddha menolak sosok Tuhan seperti agama agama lain.

Jadi apa fungsi patung patung Buddha di candi Borobudur yang bejibun itu?  Batu batu itu hiasan candi.  Hiasan yang juga berfungsi sebagai pengingat pada umat akan keluhuran sang Guru Agung.  Sidarta Gautama itu sendiri.

——————————-
Lalu kesimpulannya apa? umat Buddha tidak menyembah berhala? umat Buddha tidak percaya pada apapun, selain pada pikirannya sendiri.  Bukankah ada yang mengkultuskan patung patung itu sedemikian besarnya sampai disembah sembah?…. Benar.  Buddha KTP juga banyak.  Tidak semua orang punya waktu untuk mendalami agama kan?….. Namun syukurlah sejauh ini yang saya lihat.  Orang orang awan pemeluk Buddha yang mendalami agama Buddha, sangat sedikit yang terjebak kedalam kefanatikan. Sedikit bukan berarti tidak ada.

Baca selengkapnya..

Agama Yang Ketakutan



Jika seorang mengolok-olokmu dan kamu marah, kemungkinan terbesarnya adalah memang benar demikian.


Mengapa harus takut dengan olok olok?
Mungkin karena olok olok dapat merusak citra. Mungkin olok olok akan dirasakan merugikan yang kena olok-olok. Karna ini memalukan. Karna saya tidak begitu.


Reaksi paling hebat bisa muncul bila olok-olok itu dianggap sudah memasuki wilayah keyakinan. Yaitu agama. Itu mungkin kesan naif yang saya tangkap dari beberapa tulisan tulisan di kompasiana. Bahkan UFO sampai menimbulkan ketakutan beragama yang tidak jelas.


Kok menjadi ketakutan?
Iya, marah karena olok-olak datang dari sebuah rasa takut, akibat analisa berlebihan dari sebuah olok-olok. Mungkin saja yang olok-olok memang memaksudkan intimidasi agar anda merasa begitu. Mungkin juga maksud tujuan lain.


Pemeluk Agama yang ketakutan.
Anda dan saya adalah manusia pribadi. Pada dasarnya kita sendiri. Kenyataannya memang tidak ada yang abadi. Dalam peradaban pun, agama muncul silih berganti. Dari Animisme Dinamiske, Ke Paganisme yang umumnya Politheisme, kemudian berganti ke Monotheisme, di jaman kita sekarang ini. Namun sudah muncul di barat sana yang namanya Scientology, dengan tidak kurang kurang pemeluknya adalah icon-icon selebritis yang paling populer, seperti Tom Cruise dan John Travolta.


Kemudian kemunculan kembali gelombang new age. Yang sedikit banyak seperti reinkarnansi dari Paganisme itu sendiri.



Lalu apa yang anda takutkan dengan kondisi ini?


Anda sendirian kan? Mungkin anda tidak rela bila ada saudara anda yang tersesat mengikuti aliran aliran sesat yang tak jelas itu? Mungkin karena anda sayang padanya. Anda tidak ingin sendirian masuk surga. Anda tidak tega dia da disiksa di neraka. Anda takut umat menjadi bingung.


Anda menyadari anda sendiri, makanya anda kemudian mengumpulkan pengikut. Sebanyak banyaknya. Ada yang melakukan orasi. Tak jarang sampai ke arah anarkis. Pembantaian masal bila perlu.


Ketakutan itu memang mengerikan.


Semakin mengerikan jika jiwa dan raga sudah menjadi satu, tumpul!


Tumpul untuk melihat pada diri anda sendiri. Adakah orang yang bisa memaksa anda pindah agama? Iming iming apa yang paling bisa membuat anda pindah agama. Pada laki-laki, saya merasa perempuan adalah iming iming yang cukup menggiurkan. Ini mengapa perkawinan sering mengubah demografi pemeluk agama. Perkawinan juga merupakan cara ampuh yang damai untuk melakukan penyebaran agama.


Tapi tidak bisa dipaksakan. Keyakinan beragama adalah sulit digambarkan bagaimana bisa seperti itu. Anda pnya alasan alasan yang sangat kuat untuk tetap setia pada agama anda. Sampai kadang kadang lupa, bahwa orang lain juag sama dengan anda. Mereka juga punya alasan paling logis paling masuk akal yang membuat mereka memeluk agama mereka.


Jadi perang agama di media seperti ini adalah kesia-siaan yang sebenarnya disenangi Telkom. Yah... Telkom (provider internet maksudnya...) akan makin kaya bila ketakutan anda yang tidak mendasar itu rasanya bisa membuat anda puas sejenak sudah memaki-maki agama orang lain.


Anda bahkan rela jam-jam-an mencari cari di seluruh pelosok internet hanya untuk meruntuhkan dalih yang dikeluarkan lawan debat anda. Ajaib. Dulu demi nilai pelajaran pas kuliah, anda tidak pernah serajin itu nyari data di internet.


Anda melupakan satu hal. Apa yang anda takutkan?


Munculnya kembali Paganisme, apakah ini bisa merusak kepercayaan anda? Saya rasa tidak. Ini kalau anda mau konsisten dengan imam yang sering diagung-agungkan itu. Sebegitu hebatkan Paganisme itu sehingga bisa merusak keyakinan anda? ha?


Kalau mau bicara iman, biarlah semua vihar di muka bumi dihancurkan. Biarlah Borobudur digiling jadi debu. Biarlah semua kitab Buddha dihanguskan. Tapi tak akan mengubah keyakinanku akan Dharma.
Saya tidak percaya keyakinan bisa berpindah karena kekerasan. Ini mustahil. Mungkin di KTP bisa. Tapi di dalam... namanya juga di dalam, yah merubahnya dari dalam. Misalnya lewat cinta, kecintaan saya pada perempuan itu membuat saya ingin menjadi seiman dengan dia. Begitu saja.


Lalu anda juga merasa terhina oleh ucapan atau tulisan atau komentar yang di posting orang untuk memprovokasi anda.... sudahlah, diamkan saja, ngapain menghina balik yang sudah hina. Biarkan dia menghina orang dalam kehinaannya sendiri. Itu baru mantap. Kalau anda bisa begitu, saya yakin Iman anda benar benar sudah sebesar biji wijen. Anda akan tidur lebih tenang malam ini.


Semoga semua mahluk berbahagia.

Baca selengkapnya..

Inspirasi dari Iblis



Iblis menolak perintah Tuhan.  Perintah untuk sujud kepada Adam, mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna.  Mengapa Iblis menolak? Karena menurut Iblis perintah tidak menyembah apa apa selain Tuhan, belum pernah diralat atau dibatalkan. Seharusnya Tuhan kalau ingin Iblis sujud kepada Adam, pasal itu harus dibatalkan dulu.  Jangankan menyembah Adam, sujudpun Iblis ogah! najis.... begitu pembelaan Iblis.


Untuk keyakinannya itu Iblis bersedia menanggung resiko disiksa lahir dan bathin.  Iblis rela dilempar ke neraka yang paling jahanam.  Iblis berkeras itu adalah cobaan yang harus diterimanya karena kesetiaannya menyembah hanya kepada satu Tuhan. Yaitu Tuhan itu sendiri.


Iblis adalah ciptaan Tuhan juga.  Dikabarkan dia adalah dulunya imamnya para malaikat.  Yang menurut Iblis rekan rekan se malaikatnya itu tak lain adalah penjilat semua.  ATS, asal Tuhan senang. Dalam keyakinannya yang sangat kuat itu Iblis menjadi fanatik sendiri.  Itulah mengapa dia membenci umat manusia.  Gara gara manusia nih, Tuhan jadi marah pada Iblis.  Memang kurang ajar tuh anak cucu Adam.  Dalam penderitaannya Iblis yakin akan keselamatan nya di akhir jaman.  Iblis merasa tak pernah menyembah tuhan tuhan manapun.  Dia menolak sujud kepada Adam pun karena alasan yang kuat, tidak mau menduakan Tuhan.  Iblis merasa berdosa besar bisa sujud kepada Adam.  Itu sama saja dengan membuat Adam sebagai berhala.


Dalam keputusasaannya karena hukuman Tuhan, Iblis merasa memang inilah kehendakNya.  Siapa lagi yang bertugas menggoda umat manusia kalau bukan dia.  Pasti tak akan ada malaikat yang lain yang mau memainkan peranannya.  Tersenyum, Iblis tengelam dalam imannya yang luar biasa fanatiknya.


Kesalahan Iblis
Iblis pongah.  Dia merasa seperti DPR yang punya hak angket untuk protes pada Tuhan.  Dia mengira bisa beraliansi menjadi MPR.  Sebagai ciptaannya seharusnya dia tidak usah banyak tanya deh..... Tuhan punya maksud tertentu sewaktu menyuruhnya sujud ke Adam.  Sebenarnya Iblis hanya iri hati. Seharusnya Iblis berguru pada Abraham/Ibrahim, apapaun yang disuruh Tuhan harus dilaksanakan.  Dan jangan banyak tanya.  Iblis, kamu itu ciptaan Tuhan. Jangan sok-sokan menjadi tuhan.  (semoga Iblis iblis membaca ini).

Baca selengkapnya..

Kiamat Taik!

Saya sebel dengan film tentang kiamat beberapa tahun yang lalu yang bikin heboh dimana-mana.  Ramalan suku Maya tersebut benar benar membikin gila sipermukaan planet.
Ini tidak produktif.

Kalaupun kiamat akan datang segera, apa yang bisa kita lakukan?
Apa gunanya para ahli itu meramal ini dan itu tentang kiamat?  Tanda tanda kiamat yang sudah semakin jelas.  Asal ada gejala alam yang ssebenarnya dari dulu juga udah ada, selalu saja dikait-kaitkan dengan kiamat.

Dunia sudah mau kiamat.  Ucapan ini sering dilontarkan begitu saja bila jengkel melihat keanehan yang nyata di depan mata. Misalnya gempa dan stunami yang melanda bumi.  Ini diyakini sebagian orang sebagai pertanda akhir jaman.

Dunia sudah semakin tua.  Begitu kata mereka.

Apa yang salah dengan bumi yang tua? Bumi yang muda tak bisa ditinggali manusia, karena panas dari inti bumi masih merongrong keluar ke permukaan.  Gunung gunung api meletus setiap hari.  Tak ada yang bisa hidup di zaman bumi muda ini, selain mahluk mahluk renik yang gak ngefek kalo cuman sekedar gempa dan gunung meletus.

Dulu pusat kerajaan Mataram Kunu dipindahkan Mpu Sindok dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, gara gara gunung Merapi meletus.  Dan letusan Merapi lanjut sampai sekarang.  Tahun lalu bahkan dasyatnya berlebihan.  Semakin dasyat karena media komunikasi sudah sedemikian maju.

Mau kiamat mau tidak.  Mau kiamat datang besok mau kiamat datang sejuta tahun lagi.  Kalau kiamat defenisinya adalah akhir jaman, apa yang bisa kita perbuat?

Memperdebatkannya justru buang buang waktu.  Sementara kebajikan masih banyak yang belum dilakukan.  Sukses pun masih tertunda.  Koruptor masih meraja lelah.  Hidup berjalan terus. Ini pemikiran yang tidak produktif.

Sudah jelas tak ada yang tahu kapan datangnya kiamat.  sejak 2000 tahun yang lalu sudah dikatakan sudah dekat.  Namun sampai sekarang tetap juga diperdebatkan.  Bukannya banyak hal lain yang bisa dilakukan? Anggaplah tak ada kiamat, atau kiamatnya tidak dalam periode kehidupan kita sekarang.  Kemudian bayangkan bahwa kiamat akan datang besok.

Apa yang bisa dilakukan?  Apakah membayangkan ini akan menambah perbaikan prilaku kita? Maunya sih iya…. tapi kenyataannya? detik ini takut akan kiamat, detik berikutnya tukang bakso lewat sudah lupa….


Baca selengkapnya..

Adam Bukan Manusia?

Adam Adalah Protozoa.
Protozoa adala hewan bersel satu yang dianggap dalam sains sebagai ciri ciri awal dari kehidupan. Dalam kita suci diceritakan bahwa Adam adalah manusia pertama yang diciptakan Tuhan. Kemiripan karakteristik yang saya lihat adalah. Selain dari ‘pertama’ pada sifat keduanya. Yang lebih mengejutkan lagi adalah cara berkembang biak Protozoa yang dengan cara membelah diri. Bukan dengan sexual. Berkembang biak dalam hal ini bisa diartikan proses dari satu menjadi lebih dari satu. Nah, Hawa tercipta dari tulang rusuk Adam. Bukankah ini bersamaan dengan Protozoa. Mahluk pertama yang berkembang biak dengan membela diri. Sejalan dengan proses evolusi, perubahan yang sangat lambat, berkembang biak dengan cara a sexual, akirnya menjadi sexual. Jadi sudah mulai ada pornonya.

Proses Penciptaan adalah Teori Evolusi
Saya tidak memandang pada evolusi sebuah spesies.  Namun secara keseluruan proses penciptaan bumi beserta isinya.  Semuanya dimulai dari hal hal yang paling sederana.  Dari gelap kemudian ada terang, pemisahan gelap dan terang, mahluk pertama yang lebih sederhana, sampai pada maluk manusia yang paling sempurna di antara semuanya.

Bagaimana bila  hari dalam kitab suci itu bukan 7 ari yang sebenarnya?  Bagaimana bila kisah dalam kitab suci itu berusaha menyampaikan kepada manusia manusia yang masih sederhana pemikirannya di jaman dulu proses evolusi yang sebenarnya.  Sains ngotot dengan teori yang disusun berdasarkan bukti, agama ngotot dengan kisah dari kitab.  Kendati proses keduanya sebenarnya menurut saya mirip satu sama lain. Kisah kisah penciptaan itu adalah gambaran dari proses evolusi.

Asal Mula dan Legenda Rakyat.
Suatu kebetulan agama besar di dunia ini banyak yang berasal dari Timur Tengah.  Katakan saja agama agama Abrahamic.  Sehingga menjadi keyakinan standar kisah penciptaan rakyat setempat menjadi acuan bagi pemeluk agama tersebut di seluru dunia.

Namun kenyataan memperlihatkan bahwa setiap bangsa ternyata memiliki kisah kisah seperti ini.  Orang orang Jepang misalnya, sampai sekarang meyakini mereka sebagai titisan dewa matahari.  Orang Batak juga punya cerita sendiri, bahwa mereka berasal dari dewi di Danau Toba.  Kemudian orang Sunda juga punya kisah asal usul dari legenda Sangkuriang.  Ini cukup mengerikan.  Seandainya kepercayaan kuno orang Sunda menjadi agama besar sekarang, akankah manusia dianggap sebagai keturunan anjing? Bukankah bapaknya Sangkuriang adalah seekor anjing yang sudah membantu ibunya Dayang Sumbi?

Penyebaran Bangsa Bangsa
Saya tidak tahu persis bagaimana kisahnya.  Tapi samar samar ada pernah saya baca bahwa penyebaran manusia dimulai dari suatu tempat, ketika itu terjadi perbedaan bahasa bahasa.  Kalau tidak salah dalam peristiwa menara Babel. Dari situ bangsa bangsa kemudian berpencar ke seluruh dunia.
Di dalam sains juga dinyatakan begitu.  Manusia diyakini menyebar dari Afrika ke Eropa Asia dan lain sebagainya.  Permasalahannya adalah apakah Babel yang dimaksud disitu adalah Afrika? Ini yang sampai sekarang belum terjawab.  Namun, ide ide dalam kitab suci itu tidak sama sekali bertentangan dengan sains kan?… Sampai sekarang setahu saya Babel itu dimana juga belum jelas.

Itu saja sedikit yang berhasil saya ingat pagi ini.  Manusia memang suka memperhatikan perbedaan.  Karena dengan adanya perbedaan, akan timbul suatu perasaan superior dari manusia lainnya.  Padahal dalam keyakinan manapun, selalu ditolak dan dihindari penistaan manusia berdasarkan perbedaan yang kelihatan, kecuali perbedaan akhlak dan perbuatan.  Satu yang ingin saya sampaikan lagi.  Di dunia fana ini saya dan anda berada pada posisi yang sama, yang membedakan kita hanya 2, ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan.

Ilmu pengetahuan didapat dari belajar memaksimalkan otak, kebijaksanaan diasah dengan agama.

Baca selengkapnya..
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme