Tampilkan postingan dengan label Hari Kartini 2011. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari Kartini 2011. Tampilkan semua postingan

PUISI UNTUK IBU DARI HITLER



13000355011722568085

Puisi untuk Bunda



Bunda yang terlah beranjak sepuh, dan kau telah tumbuh dewasa,
Kala yang biasanya mudah dan tanpa upaya, kini menjadi beban,
Kala mata terkasihnya nan setia tak menerawang kehidupan seperti dulu,
Kala kakinya mulai lelah dan enggan menyokong tubuhnya lagi,
Kala itu berkanlah lenganmu untuk menyokongnya,
Waktu akan tiba
Ketika kau terisak menemaninya dalam perjalanan terakhirnya.

Dan jika bunda bertanya padamu, selalulah menjawabnya,
Dan jika bunda bertanya lagi, jawablah pula
Dan jika bunda bertanya yang lain lagi, bicaralah padanya
Tidak dengan gelegar, namun dengan lembut damai,
Dan jika bunda tak bisa mengerti dengan baik,
Jelaskanlah semuanya dengan sukacita,
Waktu akan tiba,
waktu nan getir, tatkala mulutnya tak akan bertanya lagi.


1300036055716338479

Anda tahu Hitler? Saya rasa orang yang pernah mengenyam pendidikan pasti pernah paling tidak dengar nama ini. Nah, saat mendengar atau membaca Hitler apa yang ada bayangkan? Kumis ala Charlie Chaplin? Atau kumis ala Jojon?

Atau kebengisan dibalik wajah yang sebenarnya kelihatan lucu dan lugu itu? Saya rasa begitu. Ke fisik, anda akan membayangkan wajah lucu dengan kumis yang gak metching itu sebagai sebuah kontras pada apa yang sudah dilakukannya pada dunia. Salah Satu Pembantai Manusia paling besar sepanjang sejarah modern.

Namun, saya terkaget kaget sewaktu membaca puisi yang ditulisnya diatas. Selama ini sudah memandang orang hanya dari satu sisi. Tidak menghapus dosa dosanya. Tidak akan menghapus bayangan tentang kebiadaban yang ditunjukkannya pada kemanusiaan. Tidak untuk membalikkan imej yang selama ini sudah terbentuk.

Tapi sebuah kesejukan. Tidak ada satu manusiapun yang benar benar jahat sepertinya. Puisi itu lahir dari cinta. Hitler manusia yang punya cinta.

Coba anda raba nurani anda sebelum membaca ulasan saya, adakah bayangan Hitler yang bengis? Saya membayangkan ini ditulis seorang anak yang sangat mencintai ibunya…

Baca selengkapnya..

LAGU UNTUK IBU



Sengaja di hari untuk kaum Ibu ini, saya mengumpulkan sejumlah lagu yang punya kaitan sangat khusus untuk perempuan perempuan. Mau didengar disini silahkan, mau di download juga bisa, langsung saja klik pada judul, anda akan diarahkan ke akun 4shared saya dimana lagu-lagu ini saya simpan.

Selamat hari Kartini.

SATU DIANTARA BINTANG - GILDOR
(lagu ini saya tulis sebagai tribute untuk ibu saya. saya tulis dengan banyak titisan air mata saat ibu meninggal dunia)




IBU - IWAN FALS




MOTHER HOW ARE YOU TODAY - MAYWOOD




LADY IN RED - CHRISH DE BURG




YOU'RE MY LADY - HAMMOND AND WEST




BIARKANLAH - ITA PURNAMA SARI
Saya sertakan lagu ini, karena tema liriknya yang emansipasi banget




ONLY ONE WOMAN - THE MARBLES




TABIR - PARAMITA RUSADHY (OST MERPATI TAK PERNAH INGKAR JANJI)




REFLECTION (CARE ENOUGH) - MARIAH CAREY




HARAPAN BUNDA - ACHMAD ALBAR




KARTIKA - ACHMAD ALBAR & GITO ROLLIES




CAMELIA I - EBIET G. ADE




WANITA - CHRISYE




THE GREATEST LOVE OF ALL - WHITNEY HOUSTON




YOU'LL SEE - MADONNA




SONG FOR YOU - CHICAGO




MAMA DO YOU REMEMBER - JOE YAMAKANA



Selamat Hari Kartini, enjoy...

Baca selengkapnya..

FOTO PORNO TRAKTOR LUBIS (KENA INTIP LAGI PAKAI CELANA)




Gak etis kan, kalau saya membahas saya sendiri, hihihihi selamat hari Kartini saja deh...



Baca selengkapnya..

KETIKA IBU MATI

Pakaian sekitar 3 stel sudah kumasuki di koper ukuran sedang. Kereta api jam 5, aku akan berangkat ke Medan. Meeting bulanan. Ini sudah jam 4. Aku juga sudah mandi dan sudah dandan dikit lah biar rapi dan wangi. Tapi entah kenapa ada rasa gak enak.

BRAKKKKKKKKKKKK

Aku bergegas keluar kamar, menuju halaman belakang. Astaga, bunga Sri Rejeki yang subur makmur di pot besar ternyata jatuh. Suasana agak dingin. Aku membetulkan sekenanya. Hati-hati, takut pakaian yang sudah kupakai kotor. Kan mau ke Medan.

Kulirik jam tangan, masih ada 45 menit.

Aku mencuci tangan dan kembali ke kamar. Ini beberapa hal penting yang sudah ku print ke kertas folio kayanya ukurannya kegedean. Potong sedikit, karna format laporan di MS Word diketik ukuran Qwarto.

Aku mengambil cutter dan penggaris logam. Mulai memotong.

"ADUHHHH......" Aku berteriak kesakitan. Secuil daging di ibu jariku hilang terpotong. Darah mengucur deras sekali.

Tak berhenti. Aku masih tergedik membayangkannya saat menulis ini. Akhirnya dengan bubuk kopi halus, darah yang mengucur redah. Sakitnya bukan main. Ini sudha pasti ketinggalan kereta api. Yah sudah, aku pakai supir saja naik mobil ke Medan nanti malam. Yang penting ibu jariku dirawat dulu.

Darah juga memerciki kemejaku.

Hndphone ku bunyi. Lagu Iwan Fals.... Ribuan kilo.. jalan yang kau tempuh...

Dari abangku yang di Rantauprapat.

"Ya.... halo..."

"Halo kamu di mana?"

"Di rumah... Ada Apa?" aku merasa suara abangku tidak wajar. Ada nada teramat suram menahan tangis.

"Ibu sudah gak ada... kamu pulang sekarang juga ya... Pakai supir saja... Sempatkan ngabarin keluarga bapak yang Muslim di Air Joman"

Aku tak menjawab lama.... sakit di Ibu jariku hilang sesaat... "Iya...." akhirnya aku menjawab pelan.

Aku memutuskan hubungan. Menghempaskan pantatku di sofa yang ada di kamar. Terduduk sekitar 10 menit. Aku tak boleh panik. Air mataku sudah menetes tanpa suara tangis. Ibu meninggal.....

Aku menghidupkan HP, menghubung teman baikku yang kebetulan kerja sebagai penyiar radio, dan kadang kadang sering kuberi job nyupir relasi relasi perusahaan tempat aku kerja, Bang Iyan.

"Bang, lagi dimana?"

"Di rumah Vin.... Ada apa?"

"Bisa kesini sekarang, penting...."

"Bentar yah, aku mau ngantar istriku dulu...."

"Harus sekarang bang, ibuku meninggal, aku mau ngabarin keluarga di Air Joman, lalu tembak ke Rantauprapat. Aku takut gak konsen nyupir"

"Oh.... Ok Vin.... Aku kesana sekarang"

"Bilang maaf sama kak Lela ya...."

"Iya iya.... gak papa.... kamu yang tenang saja. 10 menit nyampe"

Begitulah, dengan ditemani bang Iyan, aku mengabari keluarga adik mendiang bapakku, di Air Joman. Sekitar 6 km dari Kisaran. Lalu langsung menuju Rantauprapat. Pakaian dalam koper itu tak jadi dibawa ke Medan, tetapi kutambahi beberapa helai lagi untuk dipakai di rantauprapat.

Sekitar jam 8 malam aku sampai.

Sampai di depan rumah. Pas jenasah ibu hampir dikeluarkan dari rumah untuk disemayamkan di rumah duka.

"Nah, ini anaknya yang bungus datang..." seru seorang kerabat keluarga.

"Hayo, kamu ikut angkat Mama... dari tadi ada saja halangannya, mungkin Mama nunggu kamu..."

Aku meendekat. Dipeluki kakak kakakku yang sudah saling bertangisan. Air mataku tak tertahankan. Dengan percikan air mata aku dan 5 orang abangku yang ada di sana, kami menggangkat badan ibu ke mobil sosial milik rumah duka.

Semalaman air mata jatuh. 12 bersaudara kami kumpul semua. Abangku yang di Surabaya dan mbak yang di Jakarta sampai pukul 5 pagi.

Tak ada kesedihan seumur hidupku yang sebanding dengan sakit di dada kelihialngan ibu. Sampai aku menulis ini, sudah 9 tahun berlalu. Bayangan ibu tidak menghilang. Malah semakin jelas bila aku sedang membayangkannya.

Setelah 7 hari peroses upacara menguburan dan pembacaan doa dan lain lain, aku pulang ke Rantauprapat. Bang Iyan datang lagi menjumput aku. Tak banyak bicara.

Sesampai di Kirasan, kudapati komputerku hardisknya jebol. Untung demo demo yang sudah kugarap banyak yang aku save di CD. Tapi banyak sekali file file yang tak tertolong. Entah kenapa.

Kata kakak iparku yang di Surabaya, adat orang Cina, foto mendinag yang baru meninggal, baru boleh dipajang setelah 41 hari. Aku membiarkan 3 fotoku bersama ibu menghiasi dinding kamarku.

Kehilangan ibu saat itu tak dapat kubendung rasanya. Akhirnya menjadi lagu yang kutulis langsung setelah aku sampai di Kisaran. Kuserahkan ke Kuyek Nadanya. Kuyek mencari chrodnya. Ekspres, hanya 2 hari musiknya sudah jadi.

Hari ke 3 aku mulai take vocal. Mendengarkan musik, menghapus air mata. Kata kata itu meluncur begitu saja dari bibirku...

Masih kuingat jelas, sebelum engkau pergi
kau beri aku nada, untuk lagu-lagumu....

Kau satu diantara bintang dalam langit malam
kau satu di antara doa, berbaring dalam damai....

Ini video yang kubuat untuk lagu itu:



Salam - Traktor Lubis  
Baca selengkapnya..

FOTO BUGIL ERIANTO ANAS TERBARU



INI FOTO BUGIL YANG KEMAREN SUDAH DIHAPUS ISTRINYA ITU. BERHASIL SAYA SELAMATKAN DENGAN MODIFIKASI SEO... WAKAKAKAKAK SORRY GAK NYAMBUNG, YANG PENTING SELAMAT!





Baca selengkapnya..

SAMBUT HARI KARTINI, ERIANTO ANAS PHOTO BUGIL


DAILY TRAKTOR, 21 APRIL 2011. Kukuruyukkkk. Jam 6 pagi. Bumi Minang masih belum begitu terang. Saat Esther reporter Daily Traktor kami tugaskan untuk mengintip Erianto Anas yang masih sarungan dan baru bangun dari tidurnya yang ngorok.

Kesandung ember beberapa kali. Kesandung lumpang dari batang pohon 3 kali. Esther yang kurang hati-hati akhirnya mengeluarkan suara "kukuruyuk" tadi, untuk meyakinkan Erianto Anas, bahwa suara gedebak gedebuk di luar bukan maling. Apalagi Paparazi...

Namun, kami menangkap masih ada aroma bingung di ekspresi wajah Erianto Anas saat kami curi curi jepret posenya yang masih sarungan dan sedikit melorot dibagian bokong. Dan astaganaga.... kami terharu sangat. Erianto Anas ternyata mentatto lengan atasnya dengan logo kami, Traktor Lubis alias TL.

Demikianlah, special dihari Kartini. Daily Traktor mempersembahkan salah satu blogger paling porno sedunia. Kalau biasanya dia jadi subjek, sekarang kita jadikan dia objek... hehehehehe


Baca selengkapnya..

PHOTO BUGIL DAVID BECKHAM



Sesuai dengan Polling yang sedang saya lakukan tentang konten porno untuk cewek. Mohon masukannya. Bila anda cewek, apakah gambar gambar sexy dari Beckham dan Justin berikut ini termasuk suka anda lihat?

Bila anda malu untuk memberikan pendapat, saya akan mengambil kesimpulan dari trafic yang dihasilkan posting ini. Thanks



Baca selengkapnya..

PHOTO PORNO JUSTIN TIMBERLAKE



Sesuai dengan Polling yang sedang saya lakukan tentang konten porno untuk cewek. Mohon masukannya. Bila anda cewek, apakah gambar gambar sexy dari Beckham dan Justin berikut ini termasuk suka anda lihat?

Bila anda malu untuk memberikan pendapat, saya akan mengambil kesimpulan dari trafic yang dihasilkan posting ini. Thanks








Baca selengkapnya..
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme